Cari Blog Ini

Gambar tema oleh MichaelJay. Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog

Selasa, 13 November 2018

Memakai Produk Perawatan Wajah Pria Harus Jeli

Wajah yang bersih dan terawat pastinya menunjang penampilan. Namun pria acapkali tidak terlalu peduli pada perawatan wajah. Jangan keliru, pria juga perlu memerhatikan kesehatan wajahnya, dan harus jeli dalam memilih produk perawatan wajah pria.
Komponen perawatan wajah pria umumnya lebih sederhana, karena pria biasanya tidak menggunakan riasan wajah seperti wanita. Walau begitu, perawatan wajah pria tidak hanya mencuci muka. Pria harus jeli memilih produk dan perawatan wajah demi mendapatkan yang sesuai dengan jenis dan masalah kulit wajah. Misalnya dengan mengenali kandungan dalam produk yang dipakai, karena ada sebagian produk berisiko membuat kulit menjadi kering.
Memakai Produk Perawatan Wajah Pria Harus Jeli - Alodokter
Memilih Sabun Pembersih Wajah
Kulit pria umumnya lebih tebal dibandingkan wanita, sehingga kurang sensitif terhadap kandungan pada pelembap ataupun pembersih wajah. Meski demikian, bukan berarti pria boleh sembarangan membersihkan muka. Karena tidak ingin repot, sebagian pria memilih untuk menggunakan sabun batangan biasa untuk membersihkan wajah. Padahal, sabun batang cenderung membuat kulit wajah menjadi lebih kering, apalagi jika kulit wajah Anda berjenis kering. Pertimbangkan untuk beralih ke produk perawatan wajah pria berbentuk cair untuk mencegah kulit makin kering. Selain itu, pilih sabun yang mengandung pelembap dengan kandungan gliserin, vitamin E, minyak jojoba, dan minyak zaitun.
Jika kulit Anda tergolong berminyak, gunakan sabun dan pembersih wajah yang mengandung asam glikolat, asam salisilat, atau benzoil peroksida. Selain memiliki kandungan antibakteri, ketiga bahan ini membantu meluruhkan sel kulit mati sehingga dapat membersihkan pori-pori lebih dalam.
Selain itu, upayakan untuk memilih produk perawatan wajah pria yang tidak mengandung deterjen atau sodium lauryl sulfate (SLS). Bahan ini dapat menghasilkan busa, namun mengakibatkan kulit kering. Utamakan untuk memakai pembersih wajah yang mengandung minyak kedelai atau petrolatum, gliserin, dan ceramide untuk memelihara kelembapan kulit wajah.
Mengoleskan Pelembap
Perawatan wajah pria juga memerlukan pelembap. Fungsi pelembap adalah untuk mencegah hilangnya kelembapan kulit wajah. Kulit wajah yang lembap dapat membantu mengurangi kerut dan garis di wajah sehingga wajah terlihat lebih segar dan awet muda. Ada beberapa jenis pelembap yang dapat dipilih sesuai kebutuhan Anda.
  • Untuk kulit berminyak, pilih yang berbentuk gel atau toner.
  • Untuk kulit normal, pilih yang berbentuk losion.
  • Untuk kulit kering, pilih yang berbentuk krim.
Sementara itu, bagi pria yang ingin menghilangkan jerawat dapat memilih pelembap yang mengandung asam salisilat dan asam glikolat untuk membantu melepaskan sel kulit mati. Selain wajah, jaga juga bibir Anda agar selalu lembap dengan mengoleskan lip balm atau produk yang mengandung shea butter, beeswax, atau petroleum jelly. Untuk hasil terbaik, gunakan pelembap sesaat setelah mandi atau mencuci muka.
Mengoleskan Tabir Surya
Untuk melindungi kulit wajah dari bahaya sinar matahari, gunakan tabir surya yang didukung oleh pelembap yang mengandung minimal SPF-30 dan perlindungan dari UVA dan UVB.  Pilih tabir surya berlabel noncomedogenic yang artinya produk tersebut tidak menyumbat pori-pori. Oleskan tabir surya setiap hari sebelum beraktivitas di luar, bahkan saat cuaca sejuk atau mendung. Bersihkan tabir surya dan semua produk dari wajah sebelum Anda tidur. Kandungan di dalamnya, ditambah dengan debu dan polusi dapat menyebabkan masalah pada kulit.
Produk yang Tepat untuk Bercukur
Teknik m Jika bercukur menyebabkan kulit mengalami iritasi, cobalah untuk bercukur dengan krim cukur yang mengandung lidah buaya. Oleskan dengan campuran air dan diamkan selama setidaknya semenit sebelum Anda mencukur wajah.
Bila Anda mengalami bintik-bintik yang disebabkan oleh rambut yang tumbuh ke dalam kulit, gunakan produk hipoalergenik tanpa pewangi agar tidak terjadi iritasi lebih lanjut. Gunakan krim cukur yang mengandung asam glikolat atau salisilat untuk mengangkat penyumbatan pori. Jika sering terluka karena pisau cukur, coba gunakan gel cukur dibandingkan krim yang mengandung busa.
Alat cukur listrik lebih efektif mencegah iritasi dibandingkan pisau cukur biasa. Jika Anda menggunakan pisau cukur, pilih yang dilengkapi satu atau dua pisau. Iritasi juga bisa dicegah dengan mencukur jenggot dan kumis searah dengan tumbuhnya bulu. Setelah bercukur, gunakan losion pascacukur (aftershave), kemudian oleskan pelembap. Anda juga bisa mencoba toner dan losion mengandung penyegar yang berguna untuk mengecilkan pori-pori dan mengencangkan kulit. Jika Anda menggunakan produk penyegar secara terpisah, hindari produk yang mengandung alkohol.
Scrub untuk Mengangkat Sel Kulit Mati
Eksfoliasi atau pengelupasan kulit menggunakan scrub berperan mengangkat sel kulit mati, debu, dan kotoran dari wajah sehingga kulit menjadi lebih cerah dan sehat. Kulit beregenerasi setiap 30 hari. Jika sel-sel kulit mati yang menumpuk tidak diangkat, wajah jadi nampak kusam, kasar, dan bisa timbul jerawat serta komedo. Eksfoliasi juga dapat membantu penyerapan produk perawatan wajah pria lain seperti pelembap. Saat menggunakan scrub, usapkan dengan gerakan memutar pada wajah, lalu basuh hingga bersih.
Cara membasuh dan mengeringkan wajah juga dapat memengaruhi kesehatan kulit. Membasuh wajah dengan air panas dapat membuat kulit menjadi kering, kusam, bersisik, dan gatal karena hilangnya minyak alami wajah. Untuk mengurangi risiko kulit makin kering, hindari berada di bawah pancuran air lebih dari lima menit dan tepuk-tepukkan handuk dengan lembut saat mengeringkan wajah.
Selain dengan berbagai produk perawatan wajah pria di atas, kesehatan dan kesegaran wajah juga dapat dijaga dari dalam dengan menjalani gaya hidup sehat. Misalnya mengonsumsi cukup air putih, makan makanan sehat seperti sayur dan buah, hindari merokok, dan rutin berolahraga. Jika terdapat masalah kulit yang sulit teratasi, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter kulit.


Ditinjau oleh: dr. Kevin Adrian

Senin, 12 November 2018

Cara Menghilangkan Komedo Secara Alami untuk Wajah Halus Berseri

Cara Menghilangkan Komedo Secara Alami untuk Wajah Halus Berseri

Kulit wajah yang kasar dan terdapat komedo, dapat membuat Anda tidak nyaman berjumpa dengan orang lain. Jangan khawatir, karena ada beragam cara menghilangkan komedo secara alami yang bisa Anda lakukan di rumah.
Komedo bisa muncul ketika folikel atau pori-pori rambut di kulit wajah tersumbat oleh sel kulit mati, bakteri, dan minyak. Selain di wajah, komedo juga bisa muncul di punggung, bahu, dada, leher, dan lengan putih.
Cara Menghilangkan Komedo Secara Alami untuk Wajah Halus Berseri - Alodokter

Beragam Cara Menghilangkan Komedo Secara Alami

Ada berbagai cara menghilangkan komedo secara alami yang sederhana dan mudah dilakukan, antara lain:
  • Masker tanah liat Masker tanah liat sering kali dianggap sebagai produk yang cocok untuk kulit berminyak. Hal itu berdasarkan pada manfaatnya yang dapat mengambil atau membuang kotoran dan minyak dari pori-pori kulit. Masker tanah liat dapat menjadi alternatif cara menghilangkan komedo di hidung.
  • Masker arangArang dipercaya bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit, khususnya kulit wajah. Masker arang berperan dalam mengeluarkan minyak, sel kulit mati, dan kotoran lain, termasuk komedo. Disarankan untuk menggunakan masker ini sekali dalam seminggu.
  • Tea trea oilMinyak pohon teh dinilai memiliki kandungan antiradang yang alami. Bukan hanya itu, minyak pohon teh juga dapat membunuh bakteri dan jamur, serta efektif mengurangi jerawat, termasuk komedo. Maka tidak heran, jika banyak produk perawatan kulit yang mengandung tea tree oil.
  • Lidah buayaTanaman lidah buaya tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan rambut saja. Penelitian membuktikan bahwa lidah buaya juga bermanfaat dalam menjaga kesehatan kulit, dan mengatasi jerawat serta komedo di wajah.
Selain mengetahui cara menghilangkan komedo, Anda juga perlu tahu cara mencegahnya. Untuk mencegah komedo, bersihkanlah wajah dua kali sehari, yaitu setelah bangun dan sebelum tidur, serta menggunakan produk kosmetik bebas minyak yang cocok dengan kondisi kulit Anda.
Sebaiknya, tetap berhati-hati menerapkan cara menghilangkan komedo secara alami. Sebagian cara menghilangkan komedo secara alami di atas masih butuh penelitian lebih lanjut. Guna mendapat informasi dan penanganan komedo yang tepat, dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit.


Ditinjau oleh: dr. Allert Noya

Risiko Efek Samping Facial Wajah yang Perlu Diketahui

Risiko Efek Samping Facial Wajah yang Perlu Diketahui

Facial wajah banyak dianggap sebagai perawatan kecantikan yang bermanfaat dalam meremajakan kulit. Namun di balik itu, ada risiko efek samping dari facial wajah termasuk kulit kering, iritasi dan kemerahan.
Facial wajah kini bisa dilakukan di mana saja. Dapat dilakukan di rumah atau secara profesional di pusat perawatan kecantikan, spa, serta salon. Meski demikian, Anda sebaiknya berhati-hati, karena bila tidak dilakukan oleh tenaga terlatih, apalagi tanpa pengawasan dokter, tindakan ini mungkin saja malah menimbulkan efek yang tidak diinginkan pada kulit wajah.
Risiko Efek Samping Facial Wajah yang Perlu Diketahui - Alodokter

Efek pada Kulit yang Mungkin Timbul

Perawatan dengan facial wajah umumnya memiliki tiga tahapan. Facial wajah diawali memijat area di sekitar wajah dengan menggunakan krim wajah, lalu dilanjutkan dengan memberikan uap panas pada wajah melalui handuk hangat atau alat uap elektrik. Terakhir, membersihkan kulit wajah hingga pori-pori, dan mengaplikasikan masker wajah.
Sebaiknya prosedur facial wajah hanya dilakukan dengan pengawasan tenaga kesehatan profesional, seperti dokter spesialis kulit. Kesalahan membersihkan dan memilih produk facial wajah dapat memunculkan efek negatif bagi kesehatan kulit.
Berikut ini efek samping yang bisa terjadi setelah menjalani facial wajah:
  • Iritasi dan Kulit KeringPemakaian produk perawatan kecantikan yang kurang tepat mengakibatkan iritasi dan kulit kemerahan. Beberapa produk perawatan kecantikan wajah umumnya mengandung bahan-bahan yang dapat membuat kulit wajah terkelupas. Membersihkan wajah dengan bahan kasar tidak hanya membuat kulit terkelupas, tapi juga membuat kulit menjadi kering dan gatal. Pada kondisi ini, hindari terpapar sinar ultraviolet dari matahari terlalu lama, karena dapat memperburuk kondisi kulit. Untuk mengatasinya, oleskan produk pelembab untuk kulit kering yang tidak mengandung pewangi. Bila perlu gunakan tabir surya sebelum melakukan kegiatan di luar ruangan.
  • Eritema dan edemaPenelitian menunjukkan facial wajah dapat menyebabkan efek samping langsung pada wajah seperti eritema dan edema. Eritema wajah ditandai dengan gejala berupa kulit wajah yang kemerahan, disebabkan oleh pelebaran pembuluh darah kulit serta meningkatnya aliran darah menuju kulit wajah. Sementara edema merupakan pembengkakan akibat penumpukan cairan pada jaringan tubuh, dalam hal ini adalah wajah. Kedua kondisi ini menyebabkan wajah menjadi terlihat merah dan bengkak.
  • Dermatitis dan erupsi akneiformisDermatitis disebut juga eksim yaitu kondisi peradangan kulit yang ditandai ruam yang gatal dan berwarna kemerahan. Kondisi ini dapat disebabkan oleh iritasi maupun reaksi alergi terhadap bahan perawatan yang digunakan. Sementara acneiformis eruption atau erupsi akneiformis merupakan kelainan kulit yang menyerupai jerawat yang dapat disebabkan oleh infeksi dan reaksi terhadap obat-obatan. Untuk keluhan seperti ini, Anda mungkin memerlukan bantuan obat atau perawatan lanjutan oleh dokter, guna memperbaiki keluhan pada wajah secara efektif.
Jangan mudah tergiur dengan embel-embel perawatan facial wajah yang murah dan cepat. Kunjungi pusat perawatan kecantikan wajah yang terpercaya di bawah pengawasan dokter untuk menghindari efek samping facial wajah.

Ditinjau oleh: dr. Allert Noya

Tidak Takut Lagi Terkena Sinar Matahari dengan Tabir Surya

Tidak Takut Lagi Terkena Sinar Matahari dengan Tabir Surya

Penggunaan tabir surya sangat penting untuk kesehatan kulit Anda. Selain melindungi kulit dari paparan sinar matahari, tabir surya juga mampu meminimalkan munculnya keriput, bintik cokelat dan mengurangi risiko kanker kulit.
Sinar matahari memang memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh, yaitu merangsang produksi vitamin D.  Namun di balik manfaatnya, sinar matahari yang berlebihan justru dapat merusak sel-sel pada lapisan kulit.
Tidak Takut Lagi Terkena Sinar Matahari dengan Tabir Surya - Alodokter
Penggunaan tabir surya sangat dianjurkan terutama saat melakukan kegiatan di luar ruangan, agar kulit terlindung dari paparan sinar matahari dan ultraviolet (UV). Tapi, jangan sembarangan menggunakan tabir surya. Berikut cara memilih tabir surya yang tepat.
  • Mengandung SPF 24
Tingkat SPF (Sun Protection Factor) merupakan hal yang perlu dipertimbangkan saat memilih tabir surya. Jumlah kandungan SPF pada lotion SPF akan memengaruhi seberapa lama proteksi tabir surya tanpa mengalami sunburn. Walau demikian, semakin tinggi nilai SPF, maka akan semakin kecil perbedaannya. Dianjurkan untuk memilih tabir surya dengan SPF 24 atau lebih. Tabir surya dengan SPF 24 mampu melindungi kulit dari paparan sinar UV hingga 97 persen. Sementara itu, SPF 50 menyaring 98 persen, dan SPF 100 akan menyaring 99 persen sinar matahari. Tidak ada lotion SPF yang melindungi kulit 100 persen dari sinar matahari. Bagaimana dengan lotion SPF di bawah 24? Mereka hanya mampu melindungi kulit dari pajanan sinar matahari saja, tanpa melindungi kulit dari penuaan dini dan risiko kanker.
  • Mampu menghalau Sinar UVA dan UVB
Pilihlah tabir surya yang melindungi kulit dari paparan sinar UVB dan UVA. Sebagian besar tabir surya mengandung pelindung terhadap sinar UVB sebagai pemicu kulit terbakar dan kanker kulit. Namun, tidak semua tabir surya mampu melindungi kulit dari sinar UVA.
Bahan-bahan pendukung, seperti avobenzone, octocryclene, ecamsul atau zinc oxide, mampu melindungi kulit dari paparan sinar UVA secara efektif.
  • Pilih yang berbentuk lotion
Berbagai macam jenis tabir surya beredar di pasaran. Dari yang berbentuk lotion, krim, gel, salep, hingga semprot yang bisa dipilih sesuai kebutuhan.
Namun, tabir surya berbentuk lotion lebih dianjurkan dibandingkan semprot. Hal ini disebabkan tabir surya semprot sulit menjangkau semua bagian kulit dengan baik, meskipun penggunaannya lebih mudah. Selain itu, Anda juga harus lebih berhati-hati untuk menghindari terhirup saat menggunakan tabir surya semprot.

Gunakan Pula Lotion Pemutih dan Handbody pemutih

Selain menjaga kulit tetap lembap, Lotion yang mengandung SPF juga dapat menjadi pilihan dalam melindungi kulit dari kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari. Lotion yang beredar di pasaran pun terbilang beragam. Ada yang berfungsi untuk melembapkan, ada pula lotion yang berfungsi untuk memutihkan atau mencerahkan warna kulit.
Pada lotion pemutih atau handbody pemutih misalnya, Anda disarankan untuk menghindari lotion pemutih yang mengandung merkuri karena efek sampingnya yang berbahaya. Selain itu, diskusikan dengan ahli kulit sebelum menggunakan lotion pemutih yang mengandung hydroquinone. Anda dapat memilih lotion pemutih dengan bahan alami seperti yang mengandung asam kojik, arbutin atau vitamin B3. Pada lotion pemutih yang mengandung vitamin B3 misalnya, penggunaan secara rutin dapat mencerahkan warna kulit Anda.  Nah, agar kulit tetap terlindungi dengan baik dari paparan sinar matahari, Anda dianjurkan untuk mengaplikasikan tabir surya ketika memakai lotion pemutih saat keluar ruangan.
Imbangi penggunaan tabir surya dengan penggunaan pakaian lengan panjang, topi lebar, dan kaca mata hitam untuk melindungi kulit. Selain itu, sebaiknya menghindari paparan sinar UV paling kuat, yaitu pada kisaran jam 10.00-14.00 meski cuaca tampak mendung. Ulangi penggunaan tabir surya tiap beberapa waktu demi mendapatkan perlindungan secara optimal.

Ditinjau oleh: dr. Allert Noya
Klik otomatis WA/SMS Respon Cepat